Sekilas tentang kurikulum 2013

Entah sudah yang keberapa kali negara kita tercinta mengganti kurikulumnya. Tahun 2004 kita mengenal Kurikulum berbasis Kompetensi (KBK) 2 tahun kemudia yaitu tahun 200 berubah menjadi Kurukulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan sekarang akan berubah lagi menjadi kurikulum 2013.
Sebagai pendidik saya sebenarnya kurang setuju dengan rencana pemerintah yang akan mengganti kurikulum. Pasalnya kurikulum KTSP yang telah berjalan selama kurang lebih 6 tahun saja masih belum berjalan sesuai harapan. Banyak guru-guru bahkan pengawas yang belum mengerti menganai standar isi yang diharapkan. Kurikulum yang seharusnya dibuat bersama oleh satuan pendidikan ternyata hanya main jiplak atau kopas dari internet dan parahnya tanpa editing sedikitpun.
Adanya salah penafsiran bahwa kurikulum sekolah harus menyesuaikan /sama dalam satu lingkup kecamatan. Bahkan saya pernah berbicara dengan salah satu teman guru dan beliau tetap bersikukuh bahwa jadwal pelajaran dan lain-lain harus sama dengan kebijakan UPTD.
Namun sebagai warga negara yang baik saya tetap menghargai keputusan pemerintah yang akan menerapkan kurikulum baru. Sekilas saya membaca draf yang telah disebarkan memang agak berat karena kelas 1 sampai kelas 6 harus menggunakan pendekatan tematik integeratif. Walaupun ada sisi baiknya yaitu adanya pengurangan jumlah mata pelajaran yang 10 sepuluh menjadi hanya 6 pelajaran, Kembalinya nama PPKN yang sekarang adalah PKn (kembali ke pancasila hehee...) dan disediakannya kurikulum lengkap beserta panduannya oleh pusat. Jadi guru bisa fokus untuk mengajar dan yang paling saya sukai adalah diwajibkannya ekstrakurikuler pramuka di tingkat SD, SMP dan SMA.
Untuk teman-teman yang ingin membaca drafnya secara lengkap bisa klik link berikut
http://urip.files.wordpress.com/2012/11/presentasi-draft-kurikulum-2013-baru.pdf

No comments:

Post a Comment